…”Apa yang dapat diharap dari intelektual yang sibuk merancang sengkarut/teori diatas statistik dan balistik filsafat yang sibuk membadut/Apa yang bisa diharapkan dari aktivisme yang pasang surut, kamerad”…

 

h-350_nekrodamus_el_demonio_que_se_hizo_humano.jpg
(Ilustrasi, foto: http://www.tebeosfera.com

 

Mereka yang menyimpan gelisah pada kegelapan/harus menaruh ngeri pada benih yang ditabur kemiskinan/yang menyimpan bara lebih banyak dari koleksi Tuhan atas kutukan/sehingga setiap jiwa yang mati tak harus menunggu pembusukan/dan mereka yang meredam angkara harus menyadari dinding bangunan/yang membuat pilihan tak dikirim Tuhan untuk bebas dari setan/dan bersimpati pada nisan sebagai maha simbol kearifan/Dipungut setengah terpaksa di belokan separuh jalan/hidup yang berkubang hampir menyerupai selokan/dekat kubangan dimana mereka membuang limbah dan selongsong deodoran/megatruh kota yang meradang dibawah billboard Nokia dan Coca Cola/kokoh berpola seragam layak output GTO dan opini para tentara/menagih suara di hari yang haram kau boikot atau menghuni penjara/menagih nyawa anakmu sebagai ganti wadal perantara/dengan belerang, valas, narkotika, sesajen dan maskara/jangan berkotbah tentang kiamat dipojok lokalisasi dimana malaikat/hanya boleh menjemput mereka yang sekarat/mencegat nafas setengah hidup dibekap/dilanskap pesugihan permanen sebagai pengabdi kamar mayat/tanpa belikat menjalani kanal berangkal dengan urat nadi tersayat/Apa yang dapat diharap dari intelektual yang sibuk merancang sengkarut/teori diatas statistik dan balistik filsafat yang sibuk membadut/Apa yang bisa diharapkan dari aktivisme yang pasang surut, kamerad/tak ada revolusi ditengah rakyat yang militan memasang buntut/sehingga petaka adalah antrian sembako dan kita menanti nomor urut/sehingga setan berhutang kegelapan lebih banyak dari metafor novel Phutut/meta-gore gospel thagut, menyembunyikan makam lebih lihai dari kabut/lebih picik dari fatwa pengecut tebaran para imam tersudut/Penguasa kota ini menegakkan keamanan dengan memelihara rasa takut/Dinding kota ini mempromosikan kebebasan dengan mulut, hasrat dan mata tertutup/penegak iman disini membangun imaji Tuhan dengan kilatan pedang diatas punduk/maka kami tak butuh manual moral atas apa yang layak dan apa yang tidak patut

Sudah kuduga aku akan berubah wujud

separuh hamba, separuh Tuhan, separuh Marduk

Separuh hidupku dirajam berkah, tetap terkutuk

Separuh kutinggalkan terikat dii rel kereta,

Separuh kusisakan untuk tiga mata hatiku

(matahariku), dna kubiarkan berlanjut

*Lirik oleh Morgue Vanguard. Disalin dari Homicide – Complete Discography

Istanbul, 22.9.2017

 

Advertisements